You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Kekeran
Logo Desa Kekeran
Desa Kekeran

Kec. Mengwi, Kab. Badung, Provinsi Bali

WAKTU PELAYANAN KANTOR : SENIN - KAMIS PKL 08:00-14:00 WITA | JUMAT PKL 07:30-12:00 WITA .

Rapat Koordinasi Tetapkan Judul Tari Maskot Desa Kekeran "Tari Keker Mas"

Putu Iin Chrisyanti 29 Juli 2026 Dibaca 27 Kali
Rapat Koordinasi Tetapkan Judul Tari Maskot Desa Kekeran "Tari Keker Mas"

Kekeran, 29 Juli 2026 – Pemerintah Desa Kekeran menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penentuan Judul Tari Maskot Desa Kekeran pada Rabu (29/7/2026) di Kantor Perbekel Desa Kekeran. Rapat dipimpin oleh Perbekel Kekeran dan dihadiri oleh Ketua BPD beserta anggota, Ketua LPM, perangkat dan staf Desa Kekeran, Bandesa Adat Kekeran, para Kelian Adat se-Desa Kekeran, serta Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Tari Maskot Desa Kekeran.

Rapat koordinasi dilaksanakan sebagai langkah awal dalam pembentukan identitas budaya Desa Kekeran melalui penciptaan tari maskot yang merepresentasikan karakter, nilai, dan potensi desa. Dalam rapat tersebut, Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Tari Maskot Desa Kekeran memaparkan usulan judul "Tari Keker Mas" beserta konsep dan makna filosofis yang akan diangkat sebagai identitas tari maskot. Pemaparan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyampaian masukan, saran, dan diskusi dari seluruh peserta rapat sebagai bahan penyempurnaan konsep.

Berdasarkan hasil musyawarah, seluruh peserta rapat menyepakati "Tari Keker Mas" sebagai judul Tari Maskot Desa Kekeran. Nama tersebut dipilih karena memiliki makna filosofis yang mencerminkan identitas Desa Kekeran. Kata "Keker" berarti kuat, sedangkan "Mas" berarti utama. Dengan demikian, Keker Mas dimaknai sebagai kekuatan yang utama, yang merepresentasikan Desa Kekeran sebagai desa yang mampu menjaga kelestarian alam sehingga tetap asri, lingkungan tetap terpelihara, serta seluruh makhluk hidup dapat hidup secara harmonis dan sejahtera.

Konsep Tari Keker Mas mengangkat karakter burung keker sebagai inspirasi utama tarian, dengan penggunaan busana atau sayap berwarna emas sebagai simbol kemuliaan, kekuatan, dan keunggulan. Melalui konsep tersebut, tari maskot diharapkan menjadi identitas budaya yang mampu memperkuat jati diri Desa Kekeran sekaligus menjadi media pelestarian nilai-nilai kearifan lokal.

Perbekel Kekeran menyampaikan apresiasi atas masukan dan kesepakatan yang dicapai dalam rapat koordinasi tersebut. Menurutnya, penciptaan Tari Maskot Desa Kekeran bukan hanya bertujuan menghadirkan sebuah karya seni, tetapi juga menjadi upaya untuk memperkuat identitas desa melalui nilai-nilai budaya dan filosofi yang mencerminkan karakter Desa Kekeran.

"Tari maskot ini diharapkan dapat menjadi identitas budaya Desa Kekeran yang memiliki makna, menggambarkan karakter desa, serta menjadi kebanggaan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, kami berharap proses penggarapannya dapat berjalan dengan baik sehingga dapat diselesaikan pada tahun 2026 sesuai dengan perencanaan," ujar Perbekel Kekeran.

Sebagai tindak lanjut, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Tari Maskot Desa Kekeran akan berkoordinasi untuk mengidentifikasi dan melibatkan tokoh-tokoh seni serta seniman yang memiliki kompetensi dalam proses penggarapan tari maskot. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan karya seni yang memiliki nilai artistik, filosofis, dan budaya sesuai dengan karakteristik Desa Kekeran.

Penggarapan Tari Maskot Desa Kekeran diupayakan dapat diselesaikan pada Tahun Anggaran 2026 agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Kehadiran Tari Keker Mas diharapkan menjadi identitas budaya Desa Kekeran yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang serta mendukung pelestarian budaya lokal dan pengembangan potensi desa.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 73.708.403,60 Rp 18.503.649.275,00
0.4%
Belanja
Rp 868.896.429,88 Rp 24.901.297.801,98
3.49%
Pembiayaan
Rp 6.397.648.526,98 Rp 6.397.648.526,98
100%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 0,00 Rp 40.000.000,00
0%
Hasil Aset Desa
Rp 0,00 Rp 2.000.000,00
0%
Dana Desa
Rp 0,00 Rp 166.927.000,00
0%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 17.381.116.505,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 55.429.683,00 Rp 762.805.770,00
7.27%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 100.800.000,00
0%
Bunga Bank
Rp 18.278.720,60 Rp 50.000.000,00
36.56%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 607.736.633,88 Rp 7.813.441.016,80
7.78%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 158.401.752,80 Rp 5.816.053.498,27
2.72%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 94.958.043,20 Rp 10.314.771.666,90
0.92%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 7.800.000,00 Rp 731.293.000,00
1.07%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 0,00 Rp 225.738.620,01
0%